Tahukah Anda?
Bisnis Jasa Pembayaran Online
Mulai 'dilirik' Dunia Perbankan!

Kita pun Mampu Memiliki Bisnis Ini Jika Bersatu...

Iklan Bank : Dulu tingkatkan SALDO, sekarang Tingkatkan TRANSAKSI!

Coba pahami, iklan-iklan bank versi terbaru di TV, apa yang ditawarkan?
Kalau beberapa waktu lalu kurang lebih bahasa iklannya "Tingkatkan terus SALDO tabungan Anda, dan Menangkan Hadiahnya bla bla bla...", Ingat yang itu ya?

Oke, kalau dulu kita diajak untuk meningkatkan SALDO di bank. Tapi, sekarang sepertinya bank sudah mulai 'melirik' potensi besar dari OMZET TRANSAKSI pembayaran online. Sehingga bahasa iklan bank yg terbaru kurang lebih begini "Tingkatkan terus TRANSAKSI Anda bla bla bla.."

Artinya, potensi besar bisnis jasa pembayaran sudah dilirik perbankan! Dengan kita melakukan transaksi : bayar listrik, beli pulsa, bayar PDAM, internet dan sebagainya, ada biaya administrasi yang besar untuk bank! Berapa? Ternyata nilainya sangat FANTASTIS, + Rp 35 Trilyun per bulan!

Karena memang diakui atau tidak kita selalu ingin sesuatu yang lebih praktis 'kan? Bayar tagihan bulanan tidak perlu keluar rumah. Transaksi lewat internet banking atau mobile banking sering menjadi pilihan karena kepraktisannya. Dan kita merasa enjoy aja walaupun dikenakan biaya administrasi bank yang jika kita BERSATU dikumpulkan jumlahnya dalam 1 bulan mencapai milyaran rupiah!

Pantes aja 'kan kalau bank 'getol' mengkampanyekan TINGKATKAN TRANSAKSI!
Karena di sini ada POTENSI BESAR untuk bank! Sementara kita tidak pernah 'mencicipinya' karena kita memang bertransaksi sendiri-sendiri dan tidak ikut campur dalam mencari nasabah baru bank.

Beranjak dari keadaan ini, Ust. Yusuf Mansur berniat menyatukan kita dalam satu komunitas yang secara bersama-sama (berjamaah) memiliki perusahaan layanan pembayaran untuk berbagai keperluan seperti yang dilakukan bank dan dimodifikasi agar lebih baik.

Apakah di komunitas kita tidak ada biaya administrasi?

Kita bertransaksi secara berjamaah, tetap ada biaya administrasi (seperti bank) dan terkumpulnya biaya administrasi tersebut (yang mencapai trilyunan) dibagikan kembali kepada anggota komunitas dalam bentuk cashback. Potensi cashback ini ditafsirkan lebih dari cukup untuk mensejahterakan seluruh anggota komunitas.

Nah, jika dalam pembagian keuntungan ini dibuat sama rata untuk semua anggota 'kan tidak adil tuh namanya? Dan pasti kita pun tidak setuju ya?

Oleh karena itu, dibuatlah SISTEM BERJENJANG agar pembagian cashback dapat sesuai peruntukannya (porsinya). Pembagian ini dipertimbangkan berdasarkan :

  • Jumlah transaksi yang dilakukan
  • Jasa mempromosikan/mengajak anggota komunitas baru
  • Jasa dalam membina dan mengembangkan komunitas
Dengan sistem ini, saya rasa kita semua setuju. Jadi tidak ada yang dirugikan, semua mendapat bagian sesuai apa yg dilakukan.

Apakah ini sistem MLM?

VSI hadir sebagai perusahaan penyedia jasa pembayaran online dengan teknologi yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Konsentrasi VSI adalah untuk menyatukan masyarakat Indonesia dalam melakukan transaksi agar bersama-sama mendapat kepraktisan bertransaksi serta ada keuntungan dari transaksinya.

Sistem berjenjang yang digunakan adalah untuk memudahkan dalam pembagian keuntungan agar sesuai porsinya seperti yang saya sebutkan di atas.
Ya, saya tahu di luar sana sudah banyak orang yang TERLANJUR ALERGI dengan sistem MLM. Sebenarnya bukan salah MLM-nya, bukan pula salah sistemnya. Tapi karena OKNUM segelintir pelaku bisnis MLM yang mengotori CITRA MLM.

Dan menurut pandangan saya, OKNUM pelaku MLM terdahulu telah membuat bisnis MLM 'seolah-olah' mampu seperti ini :

  1. Membuat orang CEPAT KAYA tanpa bekerja.
  2. Membuat orang bisa jalan-jalan ke luar negeri GRATIS.
  3. Mendapat bonus mingguan, bulanan, tahunan, tanpa melakukan apa-apa.
Dan masih banyak lagi yang INTINYA seolah-olah kita dapat CEPAT KAYA dengan mudah. Mereka meneriakkan iming-iming itu kepada semua orang, yang akhirnya banyak orang yang kecewa dengan janji-janji itu. Dan dari situlah tercoreng citra MLM sebagai pembohongan, penjual impian, penjual angan-angan dan sebagainya.

Kasian sekali si 'MLM' ini ya? Padahal sistemnya dirancang oleh pakar ekonomi dunia yang ilmu ekonominya sudah diakui dunia. Dirancang untuk membuat masyarakat dunia bisa sejahtera secara berjamaah dengan TANPA meninggalkan keharusan bekerja tetapi dengan cara yang lebih cerdas dan tersistem.

Nah, ini yang ingin kita lakukan. Kita melihat peluang usaha jasa pembayaran online, kita bangun dengan cara bersatu dalam satu komunitas, berbagi tugas yang tersistem agar kinerja kita lebih efektif untuk mencapai kesejahteraan bersama dari hasil kerja kita yang tersistem.

VSI sengaja mengadopsi sistem network marketing atau boleh saja disebut multi level marketing (MLM) karena memang SISTEM ini mampu untuk membangun komunitas yang besar tetapi dengan pekerjaan yang ringan. *SAYA TEGASKAN* pekerjaan ringan ini BUKAN berarti tanpa bekerja. BUKAN pula iming-iming (seperti pelaku MLM yang lain agar Anda bergabung). Tapi coba pahami contoh kejadian berikut ini :

" Pada suatu hari kita ingin mengumpulkan 100 orang warga desa kita untuk bergotong-royong mengerjakan pembangunan jembatan. Kalau kita sebagai penemu ide ingin mengumpulkannya sendirian, berapa lama kita harus keliling desa? (Kita asumsikan tidak ada HP dan sejenisnya). Bisa terbayang ya? Kita harus keliling, dari rumah ke rumah.

Tetapi sebenarnya kita bisa menggunakan cara cerdas. Cukup beri tahu 2 orang saja yang terdekat dengan rumah kita. Lalu ajarkan 2 orang itu untuk masing-masing memberi tahu 2 orang yang terdekat dengan rumahnya. Kita bagi tugas, bekerja dengan cerdas. Dan dengan cara ini hasilnya pasti sudah terbayang ya? Seratus orang akan mendapat informasi dengan cepat, pekerjaan kita dan semua orang menjadi ringan, karena hanya bertugas memberi tahu 2 orang saja. Inilah yang disebut SISTEM NETWORK".

Oke? Bagaimana dengan contoh di atas?
Bisa dimengerti ya mengapa VSI memilih sistem network ini untuk membangun komunitas yang besar. Dengan berkumpulnya kita dalam satu komunitas VSI, kita bisa melakukan banyak hal. Sekarang proyek pertama kita mengembangkan VPay (aplikasi pembayaran semua kebutuhan), selanjutnya akan kita kerjakan lagi proyek-proyek besar yang selama ini hanya mampu dikerjakan oleh kaum kapitalis, kaum bermodal, seperti membangun maskapai penerbangan, provider telekomunikasi dan banyak lagi. Insyaallah.

Yang pasti dengan berkumpulnya kita dalam satu komunitas, yang tersistem, saling terhubung, kita PASTI akan mampu melakukan lebih banyak hal, daripada kita sendiri-sendiri.

Yup, kita sudah tahu ya mengapa kita harus bersatu?
Mengapa harus dengan sistem network?

Oke, sekarang yang setuju dengan kekuatan BERSATU, BERSAMA KITA BISA, langsung saja pelajari bagaimana cara bergabung dengan komunitas VSI. Klik tombol cara bergabung di bawah ini :